Tampilkan postingan dengan label time series. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label time series. Tampilkan semua postingan

Selasa, 31 Maret 2009

Pengujian Multikolinieritas


Dalam Model regresi linier dengan estimator OLS terdapat salah satu asumsi tidak adanya multikollieritas. Konsekuensi adanya multicollinearity yang tinggi adalah (a) meskipun masih BLUE, namun estimator OLS mempunyai varians dan covarians yg besar à sulit utk menentukan estimasi yg tepat; (b) konfiden interval lebih melebar.

Mendeteksi gejala multikolinieritas R square, signifikansii, maupun Tolerance (TOL) dan variance inflation factor (VIF).
Download materi lebih lengkap klik Pengujian Multikolinieritas. Silahkan komentari atau dapat kita diskusikan pada Blog Forum Diskusi Ekonometrika.
(3)Visit Out Sponser



Pengujian Autocorrelation


Asumsi Model regresi klasik (dengan estimator OLS) adalah tidak ada korelasi serial antar error. Konsekuensi adanya korelasi serial adalah:

· linear unbiased, consistent dan asymptotically normally distributed,

· tidak lagi efficient (tidak varians minimumè tdk BLUE).

Mendeteksi gejala autocorelation baik secara visual maupun pengujian seperti: Durbin-Watson Test atau Breusch–Godfrey (BG) Test/ LM test.

Download materi lebih lengkap pada Pengujian Autokorelasi. Silahkan komentari Topik ini atau dapat kita diskusikan pada Blog Forum Diskusi Ekonometrika.
(4)Visit Our Sponsor

Jumat, 27 Maret 2009

Model VAR & VECM

Dalam suatu modelling bila kita tidak yakin apakah suatu variabel eksogen atau endogen, maka utk pembentukan model yg melibatkan banyak variabel sebaiknya memperlakukan semua variabel menjadi variabel endogen (Sim, 1980).

Vector Auto Regression (VAR) adalah model yg memperlakukan setiap variabel dlm model secara simetris, artinya: variabel yg ada di RHS juga ada di LHS

Estimasi model VAR mengharus data series harus stasioner. Namun, bagaimana jika data series tersebut non-stasioner? apakah persoalan spurius akan muncul?

Dengan Model VECM (vector error corection model) dapat digunakan walupun data series tersebut non-stasioner asal ter-kointegrasi (punya hubungan jangka panjang atau terjadi ekulibrium).

(7)Visit Our Sponsers



Materi lebih lengkap download klik MODEL VAR & ECM. Silahkan komentar pada Topik ini atau dapat kita diskusikan pada Blog FORUM DISKUSI EKONOMETRIKA.

Kamis, 26 Maret 2009

Persamaan Simultan

Hubungan antar variabel ekonomi adalah suatu yang komplek. Model makroekonomi (Keynesian) misalnya aggregate demand (IS-LM) dan aggregate suplly (Phillips curve) merupakan hubungan yang simultan.
Persamaan simultan apabila digunakan model regresi (OLS) satu per satu akan mendapatkan kofisien estimasi yang bias. Oleh karena itu, perlu dilakukan dengan regresi simultan untuk menghindari bias tersebut. Salah satu estimator untuk persamaan simultan adalah two stage least square.
Materi lengkap teknik estimasi dan pengujian two stage least square dapat didownload klik PERSAMAAN SIMULTAN dan silahkan Anda komentari Topik ini atau dapat kita diskusikan pada Blog FORUM DISKUSI EKONOMETRIKA.

Selasa, 24 Maret 2009

Peramalan dg ARIMA, ARCH dan GARCH

Para ekonom pada umumnya akan memberikan pendapat tentang ramalan kondisi perekonomian yang akan datang. Oleh karena itu, opini mereka pada umumnya disampaikan pada beberapa event misalnya diskusi publik, media massa, seminar dll.
Teknik yang paling sederhana untuk meramalkan fenomena ekonomi misalnya GDP, Inflasi, suku bunga dan nilai tukar adalah dengan teknik Autoregresive Moving Average (ARMA), Autoregresive Integrated Moving Average (ARIMA), Autoregresive Conditional Heterosedasticity (ARCH) dan Generalized Autoregresive Conditional Heterosedasticity (ARCH).
Bagaimana kita dapat menggunakan ARMA, ARIMA, ARCH dan GARCH? Apa perbedaan teknik tersebut?
Silahkan download materi lengkap dapat klik ARIMA GARCH dan silahkan komentari Topik ini atau dapat kita diskusikan pada Blog FORUM DISKUSI EKONOMETRIKA

Senin, 23 Maret 2009

Pengujian Stasioneritas/ Unit Root Test

Dalam analisis time series sangat penting dilihat stasioneritas data series. Sebagaimana kita pahami bahwa proses munculnya suatu fenomena (misalnya GDP, inflasi, suku bunga) setiap bulan, kuartalan atau tahunan merupakan proses stokastik (random). Bilamana kita akan melihat hubungan antara variabel ekonomi maka perlu dilihat stasioneritas data series tersebut. Bila tidak maka mungkin akan terjadi hubungan yang spurius (semu).
Bagaimana pola proses stokastik? bagaimana kita dapat menguji stasioneritas data?
Silahkan download materi lengkap Topik ini (klik Pengujian Stasioneritas) dan silahkan komentari atau dapat kita diskusikan pada Blog FORUM DISKUSI EKONOMETRIKA